Jika memang harus dikelola pemerintah, Molitor malah menyampaikan pertanyaan, “Saya bertanya kepada Anda semua, menurut Anda, apakah akhirnya Ox Ranch harus dikelola organisasi swasta atau pemerintah?”.
(Baca Juga: Daun Sirih, Temulawak dan Kemangi Bikin Miss V Jadi Kencang, Harum, dan "Menggigit"!)
Menanggapi pernyataan tersebut, pengacara untuk kelompok konservasi dan perlindungan hewan mengatakan bahwa membiarkan hewan langka diburu adalah tindakan melanggar Undang-Undang Spesies Langka. Dan pernyataan pihak pengelola membiarkan pemburuan demi menjaga spesies adalah sebuah kesalahan.
“Tapi, bagaimana pun kami akhirnya kalah dengan statement “pemasukan negara” dan legalnya peraturan,” ulas Sanerib, seorang pengacara senior di Center for Biological Diversity. Dia melanjutkan, sangat tidak masuk akal jika Anda bisa pergi ke fasilitas berburu semacam Ox Ranch dan membunuh spesies yang terancam punah.
Tapi, jika menelusuri lebih jauh fasilitas yang ada di Ox Ranch, selain pemburuan, pondok untuk bermalam, dan landasan pesawat pribadi, ternyata pengunjung juga bisa mengemudi dan menembak tank era Perang Dunia II. Jadi, bagi Anda yang berkunjung ke sini, Anda bisa naik tank Amerika M4 Sherman dan menembaki mobil –mobil yang sebetulnya sudah banyak berlubang akibat peluru yang tepat menyasar bodi mobilnya.
“Kami tahu banyak orang yang penasaran mau menaiki tank dan menembaknya dari dalam sana,” kata Todd DeGidio, chief executive DriveTanks.com, yang mengelola operasi tank. Dia melanjutkan, hal lain yang mengejutkan pihaknya adalah banyaknya peminat fasilitas ini.