Kini, lumpang masih digunakan oleh ibu-ibu di pemukiman masyarakat yang masih cukup tradisional seperti pedesaan atau kampung-kampung. Sementara, ibu rumah tangga di perkotaan biasa menggunakan blender untuk menghaluskan bumbu masakannya.
Kentongan
Sebagai alat komunikasi yang zaman dulu digunakan oleh masyarakat Indonesia, kentongan juga masih eksis hingga kini. Namun, kentongan pada zaman sekarang diletakkan hanya di pos-pos ronda. Pada zaman dulu, kentongan biasanya dipukul sebagai pemberi isyarat atau untuk memanggil warga dan bisa juga jadi penanda adanya bahaya. Salah satu kentongan yang ada di Museum Nasional, terbuat dari tanah merah yang berasal dari daerah Madura, Jawa Timur.
Gelas berkaki
Walaupun termasuk benda bersejarah, gelas berkaki yang ada di Munas terbuat dari kristal. Benda yang digunakan untuk menikmati minuman ini merupakan peninggalan dari bangsa Belanda, tepatnya berasal dari abad ke 17 Masehi. Zaman dulu, gelas berkaki digunakan sebagai wadah untuk minum anggur dan minuman beralkohol lainnya. Gelas berkaki yang disimpan dalam Museum Nasional terhias kapal ayar Belanda dan tertulis kalimat Het Oost Ondische Compagnie Welvaren, yang artinya Kesejahteraan Perseroan Hindia Timur.