Selain Patung Raja Lombok dan Nenek Moyang hasil kebudayaan Masyarakat Tanimbar, di Museum Nasional masih memiliki banyak koleksi lain, termasuk prasasti. Prasasti-prasasti di Museum Nasional tak hanya bernilai sejarah, tetapi juga memiliki bentuk unik. Berikut prasasti-prasasti unik di Museum Nasional:
Prasasti Mulawarman
(Foto: Helmi/Okezone)
Ada tiga prasati Mulawarmman di Museum Nasional dengan bentuk yang berbeda. Namun, ketiga prasasti berupa batu dan sama-sama ditemukan pada awal tahun 5 Masehi. Dua prasasti ujungnya terlihat runcing dan satu lainnya pipih.
Prasasti Baru
(Foto: Helmi/Okezone)
Patung berbentuk prisma ini berisi tentang penganugerahan desa Baru sebagai daerah otonom oleh Sri Mahakramattunggadewa. Prasasti ini berasal dari Surabaya, Jawa Timur dan ditemukan tahun 1030 Masehi. Isi pesan dalam prasasti ini diukir dalam huruf dan bahasa Jawa kuno.
Prasasti Tumpang
(Foto: Helmi/Okezone)
Prasasti ini berasal dari daerah Tumpang, Malang, Jawa Timur. Keunikannya, prasasti ini cukup besar dan menggunakan isi pesan berhuruf tipe Kadiri, serta bahasa Jawa kuno. Prasasti ini ditemukan pada tahun 1179 Masehi.