NAMA Ho Chi Minh identik dengan Vietnam. Pasalnya di negara ini ada kota bernama Ho Chi Minh city yang namanya diambil dari nama bapak pendiri negara, Ho Chi Minh. Saat traveling ke Hanoi jangan lupa kunjungi juga 'rumah' Ho Chi Minh atau mausoleum agar lebih mengenal sejarah Vietnam.
Sebagai bapak bangsa Vietnam, nama Ho Chi Minh telah melekat dengan negara ini. Namanya bahkan dijadikan sebagai nama kota terbesar di Vietnam, Ho Chi Minh city, menggantikan nama sebelumnya Saigon.
Meski begitu, ia dimakamkan di Hanoi. Makamnya selalu menjadi destinasi wisata utama di Hanoi karena nilai sejarahnya. Mengunjungi mausoleum atau makam Ho Chi Minh menjadi pilihan yang pas bagi pecinta sejarah dan budaya.
(Baca Juga: Tak Mau Blender di Rumah Cepat Rusak? Hindari Memasukkan 5 Hal Ini)
Terletak di pusat Ba Dinh square, tepatnya di 8 Hung Vong, Dien Bien, Ba Dinh, Hanoi, bangunan makam Ho Chi Minh menjadi pusat perhatian siapa saja yang melewati kawasan ini.
Bangunannya terbuat dari batu granit warna abu- abu dilengkapi dengan halaman berumput luas dan lapangan yang selalu menjadin pusat berkumpul warga dan turis. Mausoleum ini dibangun dengan inspirasi dari makam Lenin di Moscow, Rusia.
Sesuai namanya, atraksi utama di mausoleum tentunya jenasah Uncle Ho yang telah diawetkan. Jazadnya disimpan dalam sebuah kotak kaca. Karena tempat ini dianggap sebagai tempat bersejarah bagi Vietnam, para pengunjung diwajibkan untuk memakai pakaian yang sopan.
(Baca Juga: UNIK! Semua Wanita Suku Himba Tidak Mandi Justru Memerahkan Tubuh Mereka)
Penjaga akan melarang masuk pengunjung yang memakai celana pendek, rok mini, topi serta tank top. Kamera dan telepon genggam pun perlu dititipkan sebelumnya.
Ho Chi Minh mausoleum hampir bisa dipastikan selalu penuh dengan turis setiap hari. Antrean bahkan bisa mengular hingga ratusan meter.
(Baca Juga: Ini Penjelasannya Mengapa Mimpi Sulit Diingat ketika Bangun)
Tak heran bila saat melihat jasad Uncle Ho pengunjung mesti berjalan perlahan. Saat melewati kotak kaca ini pengunjung tak diperbolehkan memasukkan tangan ke saku, menyilangkan tangan di dada, minum, makan, merokok, berbicara dan memotret. Yah namanya juga tempat suci, wajar bila banyak larangannya.
Mausoleum selalu dijaga personel berseragam serba putih selama 24 jam. Upacara pergantian penjaga juga menjadi atraksi yang menarik bagi para turis. Untuk berkunjung ke Ho Chi Minh mausoleum tak dipungut biaya, tapi bila ingin memberikan donasi dipersilakan. Mausoleum buka setiap hari kecuali Senin dan Jumat dari jam 7.30 pagi hingga 10.30 pagi.
Setelah mengunjungi mausoleum jangan lupa berkunjung juga ke museum Ho Chi Minh yang berada tepat di belakang mausoleum.
(Baca Juga: Arab Saudi Usir Pria Ini karena Terlalu Tampan)
Museum ini memajang artefak dan miniatur yang menceritakan seluruh masa hidup Uncle Ho sejak lahir, memperjuangkan kemerdekaan, mendirikan negara Vietnam hingga masa akhir hayatnya. Museum bisa dikunjungi setiap hari kecuali Senin dan Jumat dengan tiket 10.000 Dong atau sekira Rp5.000.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.