Jika dilihat dari jauh, gunung ini sepintas mirip sebuah monumen batu raksasa. Adapun ketinggian gunung batu berwarna hitam ini, sekitar 1.000 meter dari permukaan tanah. Keunikan lain di gunung ini, yakni memiliki dinding bebatuan yang hampir tegak lurus.
Ketua Komunitas Padjajaran Anyar (Badega) Gunung Parang, Dhany Daelami mengatakan, proyek pembangunan Sky Lodge ini telah dimulai sejak Juli lalu. Rencananya, ada 10 unit penginapan menggantung yang akan dibangun di lokai tersebut.
"Tapi, yang telah selesai dibangun baru satu unit.. Karena, selain soal anggaran dalam hal ini juga butuh ketelitian. Adapun untuk yang 9 unit lagi masih dalam proses pembangunan," ujar Dhany kepada Okezone, Selasa (10/10/2017).
Dia menjelaskan, penginapan menggantung ini memiliki keamanan berstandar internasional layaknya seperti hotel bergantung yang ada di Peru, Amerika Utara. Mungkin, kata dia, hotel bergantung di Gunung Parang ini menjadi yang pertama di Indonesia bahkan Asia.
BACA JUGA: Jelajah Kupang! Mulai Masjid Airmata, Makam Para Raja hingga Goa Jepang