Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selain Harus Ikhlas, Simak 5 Langkah Atasi Rasa Kehilangan Usai Ditinggal Orang Terkasih Bunuh Diri

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Senin, 09 Oktober 2017 |20:40 WIB
Selain Harus Ikhlas, Simak 5 Langkah Atasi Rasa Kehilangan Usai Ditinggal Orang Terkasih Bunuh Diri
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

Apapun sebabnya, perasaan kehilangan seorang terkasih sulit untuk dijabarkan. Rasanya seolah-olah bagian dari diri Anda ikut mati. Hidup Anda akan berubah dan begitu pula dengan perasaan Anda. Anda mungkin merasa marah, kecewa, atau bersalah atas kepergiannya. Apa yang Anda rasakan adalah normal dan akan butuh waktu untuk bisa mengatur emosi Anda. Untuk mencapai kedamaian hati, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menerima kenyataan bahwa orang yang Anda cinta memilih untuk mengakhiri hidupnya dan coba untuk mengikhlaskannya.

Seseorang yang memutuskan untuk bunuh diri umumnya punya masalah dan alasan tertentu atas aksinya. Oleh karena itu, kita tidak akan pernah tahu pasti apa yang menjadi alasannya untuk bunuh diri. Anda pun harus menerima dengan lapang dada kalau Anda tidak akan pernah mengetahui jawaban kepergian orang yang Anda cinta sampai kapanpun. Maka dari itu, hilangkan rasa penasaran Anda untuk mencari tahu alasan tersebut, dan mulailah untuk bisa menerima kenyataan, sepahit apapun kenyataan itu.

Hadapi perasaan Anda

Anda harus memberikan waktu bagi Anda untuk berduka. Beri diri Anda waktu sebelum kembali beraktivitas. Anda mungkin akan merasa bersalah karena seolah-olah langsung melanjutkan hidup setelah kematiannya. Tapi agar Anda bisa pulih benar, Anda harus mengakui rasa sakit itu. Jika tidak, Anda hanya akan memperpanjang proses berduka.

Jika Anda merasa sedih, takut, marah, kecewa, atau kesepian, ingatkan lagi pada diri sendiri bahwa emosi yang campur aduk ini adalah reaksi normal terhadap rasa kehilangan. Menangis itu boleh. Menangis tidak menandakan bahwa Anda lemah. Jujur terhadap perasaan Anda yang sebenarnya dapat membantu Anda dan orang-orang di sekitar Anda.

Fokuskan waktu Anda untuk berduka dan mencoba bangkit kembali. Anda sebaiknya mencari cara untuk menyalurkan energi Anda ke hal lain yang lebih positif. Bisa dengan menulis jurnal terkait dengan perasaan Anda, berbagi cerita Anda dengan orang lain (pasangan, sahabat, atau saudara), ikut kelas seni, berdoa, bermeditasi, atau pergi ke tempat ibadah. Rasa sedih tidak akan pernah berkurang bila Anda terus menutupinya. Semakin cepat Anda menghadapi perasaan Anda maka akan semakin cepat Anda sembuh.

Jangan pedulikan apa kata orang

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement