Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Salah Kaprah! Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari Tidak Buang Detoks dalam Tubuh

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 03 Oktober 2017 |08:08 WIB
Salah Kaprah! Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari Tidak Buang Detoks dalam Tubuh
Minum Air Lemon (Foto: Dailymail)
A
A
A

BANYAK orang yang percaya bahwa meminum air perasan lemon dicampur dengan air hangat mampu membuat tubuh lebih sehat. Ya, salah satu manfaatnya adalah untuk membuang racun dalam tubuh.

Tapi, ternyata anggapan tersebut tidak benar. Belum lama ini, para ahli menemukan fakta baru dan mengungkap bahwa mitos tersebut sama sekali tidak berdampak pada pengeluaran racun atau detoksifikasi.

Dalam keterangannya, Ahli Farmakologi Molekuler dan Toksikologi University of Adelaide Dr. Ian Musgrave menjelaskan bahwa mengonsumsi air lemon hangat itu tidak memberikan efek pengeluaran toksin.

Namun, yang jelas bahwa minuman tersebut lebih memiliki rasa saja dibandingkan hanya mengonsumsi air hangat. Kemudian, mengonsumsi air lemon hangat di pagi hari juga akan memberi Anda “semangat pagi”, meningkatkan kadar vitamin C, dan dapat mengurangi asupan kalori Anda jika diminum sebagai asupan makanan sebelum berpuasa.

“Yang perlu disadari sekarang adalah manfaat minum air lemon hangat itu lebih kepada asupan saat Anda diet atau berolahaga. Sebab, minuman ini dianggap mampu membersihkan makanan di dalam tubuh. Jadi, bukan alat untuk detoks tubuh,” kata Dr. Ian, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (3/10/2017).

Kemudian, Dr. Ian berpendapat bahwa produk 'detoksifikasi' kebanyakan menyesatkan. Dia mengatakan, tubuh secara alamiah pasti akan terpapar racun. Apalagi melihat lifestyle masyarakat sekarang, khususnya di kota besar.

Banyak dari masyarakat sekarang yang terpapar racun dari bahan kimia yang berasal dari pestisida yang banyak ditemukan di makanan, produk perawatan tubuh, atau makanan dan minuman kemasan plastik.

Belum berhenti di situ, limbah industri juga sudah banyak mencemari tanah dan air yang kemudian menyerap produk pertanian dan makanan laut yang Anda konsumsi. “Tapi, tubuh Anda sendiri sebetulnya mampu menyingkirkan racun-racun ini. Tidak memerlukan bantuan dari luar,” ungkap Dr. Ian.

Lebih lanjut lagi, hati Anda sudah dirancang penuh dengan enzim yang secara khusus memecah xenobiotik sehingga makanan yang Anda konsumsi tidak beracun lagi dan produk pemecahannya mudah diekskresikan.

Dr Ian menambahkan begitu hati telah mengubah xenobiotik menjadi senyawa yang larut dalam air, ini diekskresikan oleh ginjal atau disekresikan ke empedu. Ilmuwan juga mengatakan gagasan bahwa racun menetap lama di tubuh Anda dari waktu ke waktu adalah sampah.

“Sebenarnya, proses detoks alami tubuh itu sangat cepat. Ada ide populer tentang racun yang menetap, padahal umumnya tidak. Sebagian besar senyawa penghilangan racun ini sangat cepat terbuang di dalam tubuh. Untuk beberapa senyawa yang larut dalam lemak, jika asupannya lebih cepat daripada metabolisme, maka racun-racun itu akan terbententuk dalam lemak dan bisa segera keluar dari keringat Anda atau bentuk sekresi lainnya,” pungkas dr. Ian.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement