Ciri selanjutnya adalah margarin akan mengeluarkan bau tengik saat terlalu lama disimpan. Bau tengik ini berasal dari bakteri yang mengontaminasi margarin. Saat margarin berbau tengik bahkan cenderung membuat mual sebaiknya jangan nekat menggunakannya karena ini tanda jika margarin sudah tidak layak pakai. Bukan hanya akan merusak kue tapi juga akan mengganggu sistem pencernaan.
BACA JUGA:
Berjamur
Karena bersifat basah, margarin mudah rusak dan terkontaminasi bakteri. Lahan yang basah membuat bakteri dengan cepat tumbuh. Ciri margarin yang sudah berjamur adalah munculnya titik-titik hitam pada permukaan margarin. Semakin lama jamur didiamkan maka jamur akan menjadi seperti lumut. Ini tanda titik pusat kerusakan pada margarin. Jika menemukan margarin sudah berjamur sebaiknya langsung dibuang. Penyebab utama tumbuhnya jamur adalah karena penggunaan alat masak yang tidak higienis. Jadi jika ingin margarin tahan lama, pastikan alat makan yang digunakan untuk mengambil margarin sudah dalam keadaan bersih dan kering.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.