SETIAP wanita tentu ingin proses kehamilan dan kelahiran yang dialaminya berjalan dengan lancar. Hanya saja, tidak semua wanita dapat merasakan hal tersebut. Ada beberapa wanita yang menemui masalah saat sedang hamil, baik pada janin yang dikandung atau pada dirinya sendiri. Salah satu masalah pada ibu hamil adalah preeclampsia.
Preeclampsia adalah suatu kondisi di mana adanya kelainan serius yang menyebabkan tekanan darah wanita menjadi tinggi. Kondisi ini biasanya terjadi di bulan-bulan awal kehamilan dan munculnya lebih sering tanpa gejala. Kalaupun ada gejala umumnya retensi air dan pembengkakan kaki yang memang biasa terjadi pada ibu hamil sehingga sulit dibedakan. Tanda lain dari preeclampsia adalah tekanan darah tinggi dan jumlah protein yang tidak normal dalam urin.
Baca Juga: Mata Merah Saat Bangun Tidur? Menangis dan Main HP Pemicunya
Sebuah studi dari Udine University, Italia menunjukkan wanita yang mengalami preeklampsia pada kehamilan cenderung mengalami penebalan di ventrikel kiri jantung mereka satu bulan setelah melahirkan. Perubahan tersebut bisa menyebabkan masalah jantung seumur hidup bagi wanita setelah kehamilan.
Penulis penelitian Dr GianLuca Colussi, asisten profesor kedokteran mengatakan, "Wanita dengan preeklamsia dini memiliki risiko terbesar untuk mengembangkan penyakit kardiovaskular di kemudian hari." Wanita-tersebut juga berisiko tinggi mengalami peningkatan risiko hipertensi kronis, diabetes, penyakit ginjal, hipotiroidisme, dan gangguan ingatan.