SELAMA ini sebagian besar orang hanya mengetahui hotel berdasar gaya, bujet dan selera. Namun, sebuah hotel di Jepang sangat berbeda.
Tampak dari luar, bangunan yang berwarna paduan abu-abu gelap dan terang tersebut terlihat layaknya bangunan hotel pada umumnya. Bentuknya yang kotak, dengan jajaran enam buah jendela di dindingnya, membuat orang yang melihatnya pun tidak menyangka itu bukanlah hotel biasa.
Ditambah lagi, letaknya yang berada di antara rumah dan pabrik di kawasan semi industri Kawasaki, hotel yang kemudian diketahui bernama Sou Sou tersebut tidak tampak perbedaannya. Padahal, perbedaan antara hotel ini dengan hotel lainnya sangatlah kontras.
BACA JUGA:
Bagaimana tidak, Sou Sou hanya melayani orang yang telah meninggal. Ya, orang yang telah meninggal alias sudah tidak bernyawa tersebut diinapkan di Sou Sou bukan tanpa alasan.
Para keluarga yang menginapkan jasad keluarganya yang telah tiada di Sou Sou, karena di Jepang sebagian besar mayat yang hendak dikremasi terkadang harus mengantri dan menunggu terlebih dahulu didaftar tunggu di krematorium. Antrean yang cukup lama hingga berlangsung sampai seminggu atau lebih ini membuat para keluarga harus menginapkan jasad keluarganya yang telah tiada sementara di hotel mayat Sou Sou.