Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Kain Madura Identik dengan Pesisir, Ini Uniknya!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 10 September 2017 |14:30 WIB
OKEZONE WEEK-END: Kain Madura Identik dengan Pesisir, Ini Uniknya!
Motif Batik Madura Gentongan (Foto: Briliana N Rohima)
A
A
A

Pada saat peperangan terjadi, Raja Azhar mengenakan pakaian batik sebagai pakaian kebesaran. Saat itu, diketahui Raja Azhar mengenakan batik dengan motif leres atau liris. Sementara itu, anggapan lain pun mencuat terkait dengan busana yang dipakai sang raja, yaitu Raja Azhar mengenakan baju bermotif parang. Perlu diketahui, motif leres sendiri adalah motif garis yang melintang secara simetris.

BACA JUGA:

Dari cerita tersebut dijelaskan, saat mengenakan batik Madura motif leres, sang raja terlihat sangat berkharisma, tampak gagah perkas, serta berwibawa. Maka, sejak saat itulah batik madura menjadi salah satu perbincangan, baik di kalangan masyarakat maupun pembesar-pembesar kerajaan. Terutama di daerah Pamekasan, Madura. Di sinilah sejarah batik madura mulai berkembang.

Kemudian, bagaimana dengan Batik Gentongan?

Ketika mendengar batik Madura, mungkin Anda langsung tertuju pada batik Gentongan. Tidak salah. Sebab, batik tersebut memang cukup familiar di pencinta kain nusantara. Kekhasan Madura terlihat sekali di kain batik tersebut. Batik Gentongan sendiri termasuk dari salah satu jenis batik Madura yang ada, yaitu Bangkalan.

Selain itu, daerah Madura lainnya yang memiliki batik yang cukup tersohor adalah Sumenep, Sampang, dan Pamekasan. Tentunya setiap wilayah itu punya ciri khas.

Untuk batik Pamekasan misalnya, batik jenis ini lebih berani dengan menggunakan warna yang tajam dan cerah, serta motifnya cukup beragam. Kemudian, untuk Batik Sumenep, ciri khasnya hanya menggukan satu warna dan warna yang dipilih biasanya cerah. Nah, batik yang cukup populer Batik Bangkalan ternyata memiliki lebih dari seribu motif. Luar biasa!

Setelah itu, ada Batik Sampang. Batik jenis ini dikenal dengan nama Batik Kotah. Ciri khasnya ialah memiliki motif khas Madura, berupa flora dan fauna. Seperti motif kembang dan burung. Warna yang dipakai pun dominan merah dan hijau. Batik ini biasanya dibuat di atas kain sutera dan katun.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement