SEBAGAI seorang perancang mode, sudah seharusnya perlu memperlihatkan dedikasi dan tanggung jawab besarnya dengan menggelar peragaan busana secara rutin sebagai pernyataan modenya. Hal ini pula yang dilakukan oleh desainer Hian Tjen.
Ya, sukses menggelar peragaan tunggal perdana pada 2015 lalu, Hian Tjen kembali menggelar peragaan busana bertajuk Magellani. Magellani sendiri memiliki arti galaksi kecil yang mengitari bima sakti. Sesuai maknanya, magellani terinspirasi dari keindahan bima sakti atau milky way.
BACA JUGA:
Kala itu, desainer kelahiran 1985 ini tengah traveling ke Maroko. Saat menginap di tengah padang gurun, Hian sempat terbangun sebelum matahari terbit kemudian menatap ke langit.
Lewat mata teleskop, Hian mendapati susunan bintang seolah menyerupai jalur bintang yang menuju ke arah selatan. Keindahan dan kecantikan galaksi tersebut yang menimbulkan rasa takjub pada Hian.
Kekaguman Hian tak sampai disitu, ia juga dibuat terpana oleh cerita romantis yang terselip di baliknya. Di mana jalur bintang tersebut merupakan seorang mahadewi bernama Lindu yang jatuh cinta pada ketampanan Cahaya Utara, namun menangis patah hati karena kekasihnya tak berkepastian.