Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunakan Steroid untuk Bikin Badan Berotot, Pria Bisa Alami Kemandulan

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 31 Agustus 2017 |22:30 WIB
Gunakan Steroid untuk <i>Bikin</i> Badan Berotot, Pria Bisa Alami Kemandulan
Ilustrasi (Foto: Apnarm)
A
A
A

(Baca Juga: Tak Perlu Mouthwash, Kumur-Kumur Rebusan Air Kayu Manis Usir Bau Mulut Secara Alami)

Menurut ahli gizi Jansen Ongko, M.Sc, R.D, penggunaan steroid dalam jangka panjang bisa menyebabkan produksi hormon alami menurun, gangguan atau komplikasi ginja, menurunkan kolesterol HDL dan meningkatkan kolesterol LDL, gynecomastia, badan berjerawat, kebotakan, menghambat pertumbuhan tinggi badan, tekanan darah tinggi, menurunkan kekebalan tubuh, serta kemandulan.

"Penggunaan steroid untuk tujuan klinis seperti hormon replacement therapy bagi sebagai pengobatan untuk orang yang mengalami defiensi hormon alami sebenarnya boleh saja. Tetapi, steroid dilarang digunakan bila tujuannya hanya sekadar untuk membangun massa otot yang lebih banyak," tulis Jansen saat dihubungi Okezone melalui pesan elektronik beberapa waktu lalu.

Jika seorang pria diprediksi terkena bigorexia, cara terbaik yang bisa dilakukannya adalah berkonsultasi dengan tenaga ahli. Para ahli biasanya akan melakukan beberapa terapi yang harus dilalui oleh penderita seperti cognitive behavioural therapy (CBT). Selain terapi, mungkin saja disertai dengan tambahan obat-obatan tertentu agar merangsang produksi serotonin sehingga menekan depresi.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement