Kendati demikian, dia juga menyebutkan tak hanya dimanjakan oleh alam, wisatawan yang berkunjung baik lokal maupun mancanegara juga akan disajikan oleh kuliner khas dari hutan Mangrove yakni kepiting bakau hasil budi daya pengelola.
"Selain bisa menikmati alam hutan Mangrove, kita juga punya kuliner khusus seperti kepiting bakau yang kita sajikan. Kepiting ini bisa ditangkap sendiri, masak sendiri atau dimasakin langsung pengelola restoran, dan bisa dinikmati langsung," terangnya.
Baca Juga: Ya Ampun, Wanita Aljazair Rela Menahan Sakit karena Tato di Wajah demi Dipuji Cantik
(Foto: Arsan Mailanto)
Diketahui kawasan hutan Mangrove ini memiliki luas 213 hektare dan telah mendapatkan SK dari Kementerian Kehutanan. Hutan Mangrove Desa Kurau Barat ini mempunyai jalur sungai sepanjang 3 kilometer yang dapat ditelusuri dengan speedboat dan perahu.
Menuju lokasi wisatawan pun dapat menggunakan speedboat yang telah disediakan, dengan menyusuri sungai yang membela hutan Mangrove. Tentunya, hal ini dapat memberi sensasi yang luar biasa bagi para wisatawan. Untuk menggunakan speedboat wisatawan hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp10 ribu saja untuk per orang.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.