BACA JUGA:
“Menurut saya kopi luwak itu tidak bisa diindustrialisasikan, kopi ini sangat eksotis dan sangat mahal karena proses pembuatannya yang sangat alami,” tegas Triawan.
Saking terkenalnya, kopi luwak juga menyita perhatian pelaku bisnis kopi asal Vietnam. Beberapa tahun lalu mereka sempat meminjam tiga ekor musang (luwak) Indonesia untuk melakukan uji coba.
“Hasilnya sangat jauh dari harapan karena luwak memiliki formula atau caranya sendiri untuk menghasilkan biji kopi berkualitas. Waktu malam hari luwak kan juga memakan tanaman dan daun yang akan membantu proses fermentasi biji kopi di pencernaan mereka. Kalau di dalam kandang proses tersebut tidak dapat dilakukan,” tukas Triawan.
Sebelum menutup sesi wawancara, Alex Noerdin dan Triawan Munaf juga berjanji akan menyediakan kopi luwak berkualitas pada acara Asian Games 2018 mendatang. Hal ini dilakukan untuk memikat perhatian wisatawan mancanegara agar lebih tertarik lagi mengunjungi Indonesia.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.