“Kopi luwak itu asalnya dari Sumatera Selatan. Masih membekas diingatan saya, setiap pagi nenek saya selalu memunguti biji kopi luwak hingga terkumpul segenggam tangan,” tutur Alex di Benteng Kuto Besak, Palembang, beberapa waktu lalu.
Alex bahkan sempat menyoroti tren kopi luwak yang booming akhir-akhir ini. Menurutnya, kopi luwak yang asli tidak didapatkan secara mudah atau dengan membudidayakan musang secara besar-besaran.
“Luwak itu kan milih-milih saat mau memakan biji kopi. Mereka mencari kopi yang sudah matang bukan yang masih hijau. Kalau dikurung di dalam kandang lalu dipaksa untuk memakan biji kopi yang sudah disediakan, treatment seperti ini secara tidak langsung akan memengaruhi kualitas rasanya,” tambah Alex.
Senada dengan Alex, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia, Triawan Munaf juga menegaskan bahwa kopi luwak merupakan salah satu produk kuliner milik Indonesia yang sangat eksotis.