MONOSODIUM Glutamat (MSG) bumbu utama untuk melezatkan makanan yang banyak digunakan orang. Karena rasanya, banyak orang seperti ketagihan mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. Namun, banyak mitos yang menyelimuti penggunaan atau konsumsi MSG ini.
Salah satu mitosnya, bahan ini bisa memicu masalah kanker yang bisa mengancam nyawa. Tapi, benarkah demikian?
(Baca Juga: Lagi, Pernikahan Beda Usia, Nenek 75 Tahun Nikahi Seorang Perjaka di Kalimantan!)
Ternyata salah besar! Faktanya MSG tidak menyebabkan kanker jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Dengan kata lain, bahan ini aman untuk dikonsumsi asal tidak berlebihan.
(Baca Juga: UNIK! Gunakan Make-Up Opera Tradisional, Dokter di China Bikin Pasien Betah Berobat)
American Cancer Institute pernah melakukan studi terhadap hewan pengerat yang diberikan makanan ber-MSG. Dalam beberapa waktu, dampaknya diamati oleh tim periset.
Hasilnya, makanan dengan bahan MSG tidak terbukti menyebabkan kanker pada tikus. Hanya, ada gangguan kesehatan lainnya yang juga berbahaya akibat dari konsumsi MSG.
"MSG tidak terbukti menyebabkan kanker, tapi bisa merusak jaringan pankreas yang nanti mengganggu insulin. Ini terjadi kalau dikonsumsi berlebihan," ujar Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof Dr dr Aru Wicaksono Sudoyo SpPD-KHOM dalam Seminar Betadine Retro Run 2017 Ajak Masyarakat Berantas Mitos dan Rumor Kanker di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Dampak lebih lanjut bila berlebihan konsumsi MSG yakni membuat penuaan organ tubuh lebih cepat. Apalagi, bila setiap hari Anda mengonsumsi MSG tanpa membatasinya, maka penuaan organ tubuh akan semakin cepat terjadi.
Sementara itu, berkaitan dengan hal tersebut, Prof Aru menyebutkan, banyak informasi hoax yang diterima oleh masyarakat seputar MSG. Informasi ini sering disebarkan oleh masyarakat berbagai kalangan, paling banyak melalui media sosial.
Seperti disebutkan bahwa MSG bisa memicu kanker otak. Masyarakat diminta untuk tidak percaya dengan informasi yang tidak benar ini.
(Baca Juga: WASPADA! Brain Attack Bisa Terjadi Kapan Saja, Gejalanya Bentuk Wajah Miring Sebelah)
Ditegaskan Prof Aru, MSG tak memicu pertumbuhan sel kanker di otak. Hanya, mengonsumsi MSG berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penuaan otak lebih cepat.
"Untuk mencegah risiko penuaan ini setiap orang harus batasi makan MSG. Tapi kalau untuk bukti pemicu kanker tidak berkaitan," simpulnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.