Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

FOOD STORY: Gulai Ikan Sale, si "Hitam" yang Menggoyang Lidah dari Mandailing Natal

Liansah Rangkuti , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2017 |09:03 WIB
FOOD STORY: Gulai Ikan Sale, si
Gulai ikan sale khas Mandailing Natal (Foto:Liansah/Okezone)
A
A
A

IKAN sale dalah bahasa daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang artinya ikan yang dikeringkan menggunakan asap.

Kalau Anda berencana ke Mandailing Natal, maka kuliner yang satu ini patut masuk dalam daftar wisata kuliner Anda selama di sana.

Seperti yang ada di warung nasi milik Sobar Mardia (29), tepatnya di Simpang 4 Jalan Mesjid Taqwa, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan, Madina, Sumut.

BACA JUGA:

Fakta Mengejutkan tentang Soda, Pernah Jadi Obat Sakit Jiwa

RESEP NENEK: Bosan dengan Sate Ayam atau Kambing? Bikin Yuk Sate Lilit Bali dan Sate Bandeng yang Lebih Menggugah Selera!

Menurut Sobar, Ikan sale atau ikan asap adalah salah satu teknik mengolah ikan agar lebih awet, namun membuat rasa ikan tambah nikmat.

"Pada awalnya ikan sale di buat para penangkap ikan di Sungai Batang Gadis dahululu kala, karena takut ikannya pada membusuk jadi ditemukanlah cara pengasapan itu, sehingga sekarang menjadi khas buat penikmat ikan sale," kata Sobar kepada Okezone

Ikan sale jika digulai sangat mudah terasa pedasnya meski ukuran cabainya dengan gulai lainnya sama, tapi pedasnya lebih dari gulai lainnya. "Ikan sale kalu digulai sangat terasa pedasnya, padahal takaran cabainya sama dengan gulai lainnya," ujar Sobar

Tapi jangan heran jika saat ini gulai ikan sale menjadi banyak diminati orang karena pedas dan rasa gurihnya. "Karna pedasnya makanya banyak orang meminati gulai ikan sale mandailing," tambahnya

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement