Sayangnya tidak ada bukti nyata dari keterlibatan mereka dalam pembuatan gereja itu. Namun, sebuah hipotesis yang paling banyak beredar dan disebarkan oleh museum kecil di dekat pintu masuk gereja menceritakan gereja dipahat berdasar dari perintah yang diberikan oleh Raja Lalibela, seorang Kaisar Ethiopia pada abad ke 12 dan awal abad ke 13.
(Baca Juga: Ayo Cepat ke Inggris, Bisa Lihat Dinosaurus hingga Main di Kampung Alice!)
Raja Lalibela membangun gereja-gereja ini di sekitar bentangan Sungai Yordan di Ethiopia, yang dimaksudkan untuk menyambut orang-orang Kristen ke Yerusalem Baru. Sebuah cerita legenda yang berkembang dalam keyakinan masyarakat setempat juga mengatakan, Raja Lalibela dibantu oleh tentara malaikat telah menyelesaikan 11 gereja dalam satu malam.
(Baca Juga: Hore! Museum Antariksa Akan Ajak Pengunjung Saksikan Gerhana Matahari)
Gereja yang menjadi satu-satunya gereja di bawah tanah tersebut memiliki bentuk bangunan yang cukup mengkhawatirkan. Sisi dindingnya retak panjang dan berongga hingga terlihat ada bagian yang telah bergeser.