Dari sebuah buku inspiratif tentang berbisnis, Yasa pun nekat memulai usaha desain baju meski dirinya sama sekali tidak bisa menggambar. Saat t-shirt yang dijualnya berhasil diproduksi pada tahap pertama, hanya 2 kaos yang terjual.
Dari hasil usahanya yang keras dan nekat, Yasa telah membuka clothing line dengan brand Men’s Republic. Sasarannya adalah anak muda laki-laki.
Pasang surut dalam dunia bisnis pun pernah Yasa alami. Setelah sukses dengan Men’s Republic, Yasa melebarkan bisnisnya dengan membuka kedai kopi. Namun karena tidak mengatur keuangannya dengan baik, ia sempat merugi akibat bisnis ini.