TELUR memang kerap dijadikan pilihan bahan olahan makanan bagi banyak orang. Entah itu untuk membuat menu sarapan yang praktis, lauk-pauk untuk makan siang, ataupun untuk sajian makan malam.
Mudah diolah, didapatkan, dan juga bertindak sebagai salah satu sumber protein, adalah sederet alasan mengapa telur, jadi salah satu bahan makanan paling favorit.
BACA JUGA: Selaput Putih Tipis di Telur Rebus Ternyata Sumber Protein Tinggi dan Bisa Dimakan!
Akan tetapi, tidak dipungkiri banyak orang awam yang kurang memahami sebetulnya cara seperti apa yang tepat perihal penyimpanan telur. Seperti, banyak orang yang mempunyai ayam ternak sendiri menyimpan telur tersebut di luar lemari pendingin sampai di saat hendak dimasak.
Namun, kenyataannya dibandingkan yang bisa memproduksi telur sendiri yang notabene terkait kesehatan dan kebersihan hewan ternak serta lingkungan tempat peternakan, bisa diperiksa teliti sendiri. Tetapi kenyataanya lebih banyak orang-orang yang mendapatkan telur, secara instan dengan membeli di supermarket bukan? Kemudian, telur-telur tersebut sebenarnya harus disimpan di dalam kulkas atau tidak?
BACA JUGA: Lihat Aksi Pemuda Thailand yang Nenggak 100 Telur Mentah!
Bicara soal telur, sebagaimana dikutip Popsugar, Selasa (8/8/2017) dijelaskan bahwa telur mempunyai cangkang selimut atau biasa disebut "coating" yang bekerja sebagai selimut pelindung alias proteksi terhadap udara dan bakteri. Begitu telur-telur tersebut dicuci, maka secara alami "coating" pada telur akan hilang. Di mana kondisi ini akhirnya membuat, bakteri lebih gampang terpenitrasi terhadap telur. Maka dari itu, untuk penyimpanan disebutkan telur sejatinya lebih baik disimpan di dalam lemari pendingin agar terhindar dari bakteri dan tetap segar.