Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE STORY #4: "Bukan Ingin Mendahului Tuhan, Pengobatan Paling Top Sudah Dijalani, Tapi Tuhan Punya Rencana Lain"

Tiara Putri , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2017 |20:00 WIB
OKEZONE STORY #4:
Anyo semasa hidupnya (Foto: Dokumentasi pribadi)
A
A
A

KURANG lebih 7 tahun lamanya Anyo menjalani pengobatan kemoterapi. Hingga tiba pada saatnya di bulan Mei tahun 2007 Anyo menjalani transplantasi sel induk.

Anyo mendapatkan donor dari adiknya, Andri. Usai menjalani transplantasi, Anyo tetap tinggal di Belanda karena dia masih kuliah. Selain itu, Anyo masih perlu kontrol ke dokter sebab saat itu di Indonesia belum ada rumah sakit yang menangani pasien transplantasi. (Baca Juga: OKEZONE STORY #1: "Setelah Anyo Tiada, Terpikir dalam Benak Saya Membantu Anak-Anak Penyandang Kanker Lainnya")

Selama 11 bulan, semuanya berjalan baik-baik saja. Namun apa daya, Tuhan punya kuasanya sendiri. Di bulan April tahun 2008 penyakit itu datang lagi. Belum genap setahun merasakan efek dari transplantasi, Anyo kembali didiagnosis menyandang leukemia. Setelah penyakitnya kambuh, Anyo mulai menjalani pengobatan kemoterapi lagi tapi tubuhnya sudah resistensi terhadap obat. (Baca Juga: Okezone Story #2: "Berdamai dengan Diri Sendiri dan Ikhlas Membuat Saya Bisa Menerima Kenyataan Anyo Menyandang Leukemia)

Pengobatan yang dilakukan sejak April hingga pertengahan September 2008 tidak berpengaruh apa-apa. Leukemia tetap tinggal di dalam tubuh Anyo. Di titik ini, saya sudah pasrah. Bukan saya mau mendahului Tuhan, boleh dikatakan pengobatan yang paling top sudah dijalani Anyo tapi penyakit itu kembali datang. (Baca Juga: Okezone Story #3: "Sepulang dari Amsterdam dengan Anyo, Anak Terakhir Saya Sempat Tidak Mengenali")

Dari pertengahan September itu pun dokter sudah mengatakan Anyo bisa bertahan sekian minggu. Akhirnya bulan Oktober 2008 kami kembali ke Indonesia. Sebagai orangtua, saya mulai mencoba mempersiapkan diri untuk hal terburuk yang terjadi. Saya dan suami tetap memaintain kondisi Anyo melalui pengobatan agar kondisinya tidak terlalu drop, tapi bukan dengan kemoterapi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement