Setelah menjalani pemeriksaan dokter, seorang perawat mengatakan jika Phelan akan mengalami cacat permanen. Dokter mengatakan bahwa dirinya ada dalam menit terakhir akan kehilangan bibirnya.
(BACA JUGA: Perawatan Kulit yang Perlu Dilakukan Sebelum Merias Wajah)
Diketahui ahli kecantikan di klinik yang melakukan prosedur filler salah melakukan proses penyuntikkan. Ahli tersebut memasukkan cairan filler ke bagian arteri. Inilah yang menyebabkan penyumbatan dan berdampak pada pembengkakkan bibir. Bibir ibu dua orang anak itu pun juga berwarna hitam.
Wanita yang tinggal di kota Front-on-sea ini mengaku sudah menjalani prosedur filler selama enam bulan sekali dalam lima tahun. Seperti dikutip TheSun, Kamis (3/8/2017), berawal dari melihat iklan online yang menawarkan suntik filler di Facebook, Phelan pun yakin dengan keputusannya untuk melakukan prosedur suntik filler.