UNTUK apa berlama-lama tenggelam dalam sakit hati? Banyak orang yang mencintai Anda, dedikasikanlah cinta untuk orang yang layak dan memberikan cintanya lebih dari yang Anda minta.
Sejak kata "selamat tinggal" terucap rasanya sulit menjalani hidup seperti biasa. Dia selalu terlintas dalam pikiran. Mulai dari tempat pertama kali bertemu, nonton seribu kali bersama, lagu cinta yang biasa dia nyanyikan untuk Anda, atau bagaimana dia mengatakan dia mencintaimu. Tapi semuanya hilang begitu saja. Anda tidak bisa melepaskannya. Berhenti galau. Move-on, move-on, move-on! Move-on dalam waktu singkat itu mudah. Ini langkah-langkahnya seperti dilansir Lifehack, Rabu (2/8/2017).
Baca Juga: Wanita Penggoda Baca Ya! Ini Kecaman Rasulullah SAW tentang Wanita Penggoda Pria Lain
30 hari pertama, dunia seperti kiamat
Ini adalah bagian yang paling gila. Setiap pagi, yang sering Anda lakukan adalah menggulirkan umpan berita Facebook untuk melihat bagaimana kehidupan barunya. Tapi setiap kali Anda melihat wajahnya, hati terasa sakit. Dan Anda ingin bertanya kepadanya mengapa, tapi tidak akan ada jawaban.
Anda mungkin berpikir sama seperti pecandu narkoba dan dia adalah obat yang menjadi candu. Rasa kecanduan ini dibuktikan oleh para periset di Yale School of Medicine.
Mereka menemukan usaha untuk melepaskan, termasuk hubungan masa lalu, akan memicu rangkaian otak untuk menghasilkan hasrat. Itu berarti perasaan berhenti hubungan sangat mirip dengan perasaan berhenti merokok dan narkoba.
Baca Juga: Inilah 3 Ciri yang Menggambarkan jika Wanita Cukup Tangguh Jadi Pendamping Pria
Apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegah diri Anda terlibat dalam obsesi tersebut:
• Jauhi media sosial
• Hindari kontak dengan mantan Anda
• Berhentilah mengembara di tempat yang kalian kunjungi sebelumnya
• Luangkan lebih banyak waktu bersama keluarga dan teman untuk mengalihkan perhatian.
30-60 hari: jaga diri Anda di roda pemintal
Setelah sebulan, katakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak bisa seperti itu lagi. Pergi jauh mencoba sesuatu yang ekstrem luntuk memaksa diri menjadi kuat. Yakinkan diri Anda, hidup masih baik tanpa dia. Itu sebabnya buat jadwal terisi penuh setiap hari. Bekerja, bertemu teman-teman, membantu keluarga, dan membantu memperbaiki masalah mereka. Ketika orang yang Anda cintai bertanya bagaimana perasaan Anda, Anda akan tersenyum lebar, bahwa hidup berjalan lebih baik.
Tapi sebenarnya itu berbohong pada diri sendiri. Maka jangan mengubur diri dalam jadwal sibuk. Terima saja karena Anda masih butuh waktu untuk mengobati patah hati.
Baca Juga: Apakah Cekcok dalam Pernikahan itu Wajar, atau Ada yang Salah dalam Hubungan Anda?
Inilah hal yang dapat Anda lakukan agar menetralisir perasaan:
• Tuliskan perasaan Anda di jurnal atau smartphone
• Biarkan berada dalam ruang dan waktu untuk sendirian
• Lakukan kegiatan seni untuk membantu menghubungkan Anda dengan perasaan sejati
• Biarkan diri Anda menangis saat Anda merasa sedih
60-90 hari, mintalah energi dari luar sebagai kekuatan
Satu bulan lagi telah berlalu, Anda bosan berpura-pura menjadi kuat. Kapan pun Anda memikirkannya, masih tidak bisa menahan tangis. Menyadari betapa rapuhnya diri dan seberapa besar Anda berupaya, itu tidak akan terjadi. Tapi ini saat yang tepat mulai belajar bahwa Anda bisa tumbuh lebih kuat hanya dengan menerima apa yang telah terjadi. Itulah tahap untuk mengisi ulang diri dan move-on
Baca Juga: Bertemu Jodoh memang Tak Mudah, Stabil secara Keuangan Syaratnya!
Lakukan hal untuk mendapatkan lebih banyak energi positif:
• Bacalah buku self-help yang positif
• Lakukan lebih banyak aktivitas di luar ruangan agar sehat dari dalam ke luar
• Hargai keindahan dari hal kecil di sekitar
• Bangun rutinitas harian
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.