“Di desa ini pada tahun 2016 ada 36 kloset yang dibagikan kepada masyarakat,” terangnya.
Selain itu juga untuk mengantisipasi soal penyakit pemerintah sudah menempatkan beberapa tenaga medis, di Dusun Magosi. Sebanyak 2 tenaga medis di Salappak dan 1 orang di Bekkeiluk.
Kemudian untuk di Dusun Pariok, Peining Buttet, Muntei ada 3 orang dan di Toktuk serta Puro II gabung dengan Muara Siberut karena daerahnya lebih dekat.
“Dengan adanya Festival Panah Tradisional Mentawai di Desa Muntei, saya berharap kepada masyarakat tidak hanya sekadar menyelenggarakan acara, kalau dinas pariwisata serius mari kita coba bangkitkan kembali budaya Mentawai. Dengan kegiatan ini memungkinkan masyarakat menerima efek manfaat kegiatan ini,” pungkasnya.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.