“Sikerei ini yang ada di sekitar festival, tapi kalau di bagian hulu seperti Salapak itu masuh banyak termasuk di Puro masih ada,” terangnya.
(foto: Rus Akbar/Okezone)
Di daerah ini juga masih ada para orang tua yang masih paham soal budaya Mentawai yang sudah menjadi tradisi sejak nenek moyang mereka. Termasuk sejarah pahitnya pemusnahan atribut Mentawai.
Muntei merupakan pemukiman yang dibangun pemerintah dan masyarakatnya merupakan pindahan dari Siberut Hulu pada tahun 1979. Daerah ini juga pernah dilanda bencana banjir, tercatat sudah 6 kali terjadi sejak 1979 akibat luapan Sungai Muntei.
“Terakhir bencana ini terjadi pada tahun 2014 dan itu terparah dari tahun-tahun sebelumnya. Antisipasi hanya baru sebatas evakuasi, dugaan penyebab banjir akibat kerusakan hutan di hulu sungai serta ditambah curah hujan yang tinggi,” tuturnya.
(Baca Juga: TERKUAK!! Ini Rahasia Racikan Panah Beracun Mentawai yang Bikin Penasaran)
Daerah ini juga sempat terkena serangan penyakit kolera, namun tahun pastinya Agus sudah tidak ingat, nah untuk mengantisipasi wabah kolera ini pihak pemerintah desa sudah mengatur saluran air bersih.