Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Perlemakan Hati, Meningkatkan Risiko Hepatitis hingga Sirosis

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |17:34 WIB
Bahaya Perlemakan Hati, Meningkatkan Risiko Hepatitis hingga Sirosis
Ilustrasi (Foto: Startswithyou)
A
A
A

Pada waktu melakukan skrining, orang obesitas paling sering terdeteksi perlemakan hati. Begitu juga saat mengumpulkan penderita diabetes banyak yang menderita penyakit penyebab hepatitis dan sirosis.

Hepatitis merupakan kondisi proses peradangan sel-sel hati. Anda harus mencegahnya agar tak mengganggu kualitas hidup. (Baca Juga: Jangan Anggap Remeh Dampak Obesitas, Bisa Memicu Fatty Liver!)

Diprediksi oleh para ahli, jumlah penderita perlemakan hati semakin bertambah. Seiring dengan gaya hidup yang tidak sehat, seperti tidak menjaga pola makan.

"Ke depan orang ini makin makmur, gaya hidup makin tidak sehat. Contoh habis makan langsung duduk atau tidur, jadilah lemak ini menimbun di bagian hati," tambahnya.

dr Irsan menambahkan, dampak dari masalah perlemakan hati tersebut, seseorang berisiko menderita hepatitis B. Mereka juga bisa menderita sirosis atau pengerasan hati. (Baca Juga: Hati-Hati, Orang Gemuk Rentan Kena Fatty Liver)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement