2. Ketegaran bocah pengidap kanker Rhabdomyosarcoma
Tumbuh menjadi anak yang riang dan selalu tersenyum, siapa sangka anak ini mengidap penyakit yang sangat serius. Di saat anak lain seusianya menghabiskan waktu di taman bermain, Jaivier Hickson harus bertempur melawan kanker pada anak kecil yang jarang terjadi. Jaivier didiagnosis menderita kanker rhabdomyosarcoma di saat usianya baru menginjak 4 tahun.
Rhabdomyosarcoma adalah jenis kanker yang hanya menyerang satu dari 12.000 anak di bawah usia 15 tahun. Sel kanker ini tumbuh di jaringan lunak tubuh. Ibu Jaivier, Tina Hackson mengatakan, awalnya putra kecilnya itu mulai mengeluhkan sakit perut. Keluhan Jaivier adalah indikasi pertama yang membuat Tina merasa ada yang tidak beres dengan anaknya. Sebab, sakit perut terus berlangsung hingga malam hari dan menyebabkan Jaivier mudah tersinggung, terbelalak, dan merasa berputar.
(Foto: Dailytelegraph)
Keesokan harinya, Tina membawa putranya ke dokter keluarga di Lethbridge Park. Dokter itu langsung membawa Jaivier ke Mt Druitt untuk melakukan pemeriksaan ultrasound. Dari hasil scan ditunjukkan bahwa ada penyumbatan di usus Jaivier. Hasil itu langsung dikirim ke rumah sakit anak di Westmead. Setelah dua hari dianalisis dan melakukan sejumlah pengujian, bocah kecil itu dikonfirmasi menderita kanker.
Tina memiliki 6 orang anak dan tiga anak tertuanya menangis histeris saat mengetahui keadaan adik kecilnya. “Saya sendiri sangat terkejut dengan diagnosis itu dan tidak ingin memercayainya,” tutur Tina seperti yang dikutip dari Daily Telegraph.
Usai didiagnosis, kondisi Jaivier mengalami kemunduran. Dia harus berbaring di tempat tidur selama berhari-hari dan hanya bisa tidur. Apabila terbangun, bocah yang terobsesi dengan Paw Patrol itu selalu muntah. Jaivier juga mengalami kesulitan bernafas. Perubahan lain juga terlihat di tubuh Jaivier yang semakin kurus dan rambutnya yang menipis. Padahal, dia masih harus menjalani perawatan kemoterapi 45 minggu lagi.
Ahli onkologi anak-anak yang menangani Jaivier, profesor Stewart Kellie mengatakan, kanker Jaivier tidak memengaruhi organ lain tapi bisa menyebar ke sumsum tulang atau paru-paru. “Pengobatan yang dilakukan terdiri dari operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Pengobatan itu bisa menyembuhkan rhabdomyosarcoma secara permanen dan hasilnya terus membaik,” tutur profesor Kellie. Rhabdomyosarcoma hanya menyumbang sekitar 5% dari semua jenis kanker yang ditangani oleh rumah sakit anak tempat Jaivier di rawat.