Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Padoa, Tari Khas NTT yang Dipelajari Dian Sastro saat di Sumba

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Kamis, 13 Juli 2017 |13:33 WIB
Mengenal Padoa, Tari Khas NTT yang Dipelajari Dian Sastro saat di Sumba
Tari Padoa (Foto: Tari Padoa)
A
A
A

Tari Padoha dahulu dilakukan di penghujung musim hujan dan setiap malam bulan purnama. Baik laki-laki dan perempuan berpartisipasi dalam tarian ini.

Tari Padoa juga diiringi dengan nyanyian khas Suku Sabu. Suara musiknya bukan berasal dari alat musik, melainkan dari suara biji kacang hijau di wadah anyaman yang diletakkan di kaki.

Mereka akan menggerakkan kaki dengan langkah dan ritme yang rapi. Sehingga menghasilkan suara musik yang serempak.

Seperti tarian dalam pesta panen pada umumnya, Tari Padoa juga dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan. Tak hanya itu, dengan dilakukan secara massal, Tari Padoa juga menjadi salah satu acara untuk mempererat kebersamaan Suku Sabu.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement