Advertisement
Advertisement

Benarkah Bra Berkawat Sebabkan Kanker Payudara? Ladies Wajib Tahu!

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2017 |12:27 WIB
Benarkah <i>Bra</i> Berkawat Sebabkan Kanker Payudara? <i>Ladies</i> Wajib Tahu!
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

Dalam penelitian tersebut, diungkapkan bahwa riskan tidaknya Anda terkena kanker payudara sama sekali tidak dipengaruhi oleh berbagai kebiasaan seputar penggunaan bra, seperti pemilihan jenis bra (berkawat atau tidak;sama-sama aman), kapan Anda pertama kali mulai pakai bra, ukuran cup, hingga berapa lama Anda pakai bra setiap hari.

Bayangkan saja jika penggunaan bra berkawat memang bisa meningkatkan risiko kanker, maka seharusnya jumlah pengidap kanker payudara di mana-mana sangat tinggi. Pasalnya, banyak sekali wanita yang menggunakan bra kawat.

Sedangkan menurut data yang dicatat oleh Kementerian Kesehatan, tingkat prevalensi kanker payudara di Indonesia sebesar 0,05 persen. Ini berarti dari 10.000 orang, ada lima orang yang terdiagnosis dengan kanker payudara. Oleh sebab itu, isu bahwa bra kawat menyebabkan kanker payudara tidaklah benar.

Kenapa ada anggapan bra berkawat bisa menyebabkan kanker payudara?

Bra kawat pertama kali dipercaya bisa menyebabkan kanker pada tahun 1995. Saat itu sepasang suami istri asal Amerika Serikat (AS), Sidney Ross Singer dan Soma Grismaijer melakukan survei terhadap lima ribu orang wanita. Dari survei tersebut, pasangan ini menyimpulkan bahwa wanita yang menggunakan bra kawat lebih rentan terhadap risiko kanker payudara.

Menurut pasangan ini, bra kawat akan menghambat sirkulasi cairan limfa (getah bening). Akibatnya, cairan limfa dan berbagai zat beracun lainnya terjebak di area payudara dan ketiak. Inilah yang diyakini bisa menyebabkan kanker. Pada kenyataannya, cairan limfa tidak akan terhalang oleh kawat bra yang anda pakai.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement