MENDAPAT kecaman dari berbagai pihak adalah hal yang akrab saya terima. Hal paling menyedihkan adalah ketika saya menanam bibit mangrove kemudian dianggap orang gila dan orang yang menyebarkan aliran sesat.
Saya tidak pernah memancing keributan, yang saya lakukan hanya menanam bibit mangrove. Itupun saya lakukan di tanah yang saya sudah beli dan tanah-tanah yang terbengkalai tanpa pemilik. Orang melihat saya seperti orang gila, bahkan banyak yang menganggap saya tidak waras, sakit jiwa dan lain sebagainya.
Saya tidak pernah sakit hati atau menaruh dendam. Menurut saya, apa yang saya lakukan sudah benar jadi apapun yang dikatakan orang tentang saya akan saya acuhkan. Intinya saya hanya tutup telinga dan lanjut menanam mangrove.
Saat menanam mangrove di siang hari, saya dibilang orang gila. Kemudian saya tanam mangrove di malam hari, ternyata ini juga jadi pemberitaan negatif. Saya bawa bibit sambil bawa senter untuk menanam, orang bilang saya mengikuti dan menyebarkan aliran sesat.