“Standar resep itu wajib supaya ada konsistensi rasa, jangan sampai kalau ibunya (penjual-red) yang masak rasanya enak tapi pas ibunya pulang kampung rasanya enggak enak,” lanjut Chef Vindex.
Tak hanya itu, Chef Vindex juga mengatakan restoran Indonesia cenderung hanya melayani komunitas tertentu.
“Misalnya ada orang Indonesia yang ada di sana, kerja, kuliah, sekolah. Cenderungnya resto hanya disambangi mereka ini, bukan buat umum. Kan sayang sekali,” lanjut Chef Vindex.
Selain itu banyak restoran Indonesia yang menggunakan lambang dan nama yang umum dan kurang menarik jadi kurang banyak orang luar yang tidak melirik.
“Resto Indonesia banyak yang kasih lambang garuda, wauang, Bali, padahal kalau bisa lebih kreatif bisa dibuat seperti restoran di Indonesia misalnya Kembang Goela, Plataran yang kayak rumah jadi like home, nyaman,” tutup Chef Vindex.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.