Semakin mendekati titik 0 kilometer, tepat di depan Museum Benteng Vredeburg dan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. Semakin malam, hiruk pikuk pengunjung tambah ramai.
Coba istirahat sejenak di titik itu, sembari menikmati suasana malamnya Yogyakarta yang sungguhan. Bahkan, karena menempuh waktu lama, sehabis jalan kaki jauh, tubuh tak berkeringat.
Anda jadi lebih nyaman, dibandingkan menghabiskan waktu di Malioboro di siang hari. Nantinya, ketika pulang liburan dijamin ketagihan dan rindu ingin kembali ke lokasi tersebut malam hari.
(foto: Dewi Kania/Okezone)
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.