Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Bayi Perempuan yang Terlahir dengan 2 Kepala dalam 1 Tubuh

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Kamis, 04 Mei 2017 |13:42 WIB
Kisah Bayi Perempuan yang Terlahir dengan 2 Kepala dalam 1 Tubuh
Ilustrasi (Foto: Midday)
A
A
A

SEORANG bayi di India terlahir dengan kondisi yang memprihatinkan. Bayi perempuan itu terlahir dengan kepala ekstra yang tidak memiliki telinga dan mata. Bayi ini juga memiliki satu tangan tambahan.

Sang ibu yang berusia 21 tahun dan tidak ingin disebutkan namanya itu, menyerahkan diri kepada tim dokter di Rumah Sakit Ram Snehi, di Jahazpur, setelah mengalami rasa sakit selama kehamilan.

Sang ibu dirujuk untuk melakukan pemindaian sonografi dan ultrasound. Tim medis memberitahu bahwa ia memiliki bayi kembar, tapi mereka tidak sadar bahwa kembaran sang bayi bersifat parasit.

Tidak seperti kembar siam biasa, bayi ini tidak terbentuk sempurna atau sepenuhnya bergantung pada beberapa fungsi tubuh janin yang lengkap. Kasus ini jarang ditemukan dan diyakini terjadi pada satu per satu juga kelahiran hidup, menurut literatur medis.

Dr Vijiyeta Garg, seorang ginekolog yang merawat sang ibu meyakinkan keluarga bahwa keduanya bisa selamat, baik ibu dan anaknya. Setelah operasi sesar sukses dilakukan, keluarga merasa lega karena keduanya dapat bertahan hidup.

Kemudian keduanya dirujuk ke Rumah Sakit JK Lone untuk melakukan prosedur operasi pemisahan kembar siam parasit. Alhasil, pada 26 April kemarin, operasi kembar siam berhasil dilakukan.

Dr Pravin Mathur dari unit pediatri rumah sakit tersebut mengatakan bahwa kondisi ini sangat langka. Bayi parasit ini merampas nutrisi penting yang dibutuhkan untuk perkembangan janinnya yang sehat. Bahkan, kedua orangtuanya sang bayi terkejut saat melihat kondisi anaknya.

Kembar parasitik biasanya merupakan hasil dari penundaan pemisahan embrio selama pembuahan. Mereka terbentuk ketika satu embrio mempertahankan perkembangan yang dominan dengan mengorbankan yang lain.

"Mereka sangat hancur saat melihat bayinya. Kami harus meyakinkan mereka untuk melakukan prosedur operasi, supaya nyawa anak perempuan mereka selamat," terang dr Mathur.

Beruntung, rumah sakit tidak membebankan biaya kesehatan kepada keluarganya. Bayi perempuan ini pun sudah pulih dengan baik dan ia dipulangkan pada akhir pekan ini. Demikian dilansir Dailymail, Kamis (4/5/2017)

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement