KOREA dan beberapa negara di Asia memang memiliki sejarah panjang dalam kasus peyiksaan binatang. Bahkan, di Negeri Ginseng itu ada sebuah festival khusus dimana para pengunjung akan berlomba-lomba mengonsumsi daging anjing.
Namun, setelah beberapa kasus penyalahgunaan daging mencuat, Taiwan menetapkan diri sebagai negara Asia pertama yang melarang penjualan dan konsumsi daging anjing dan kucing.
Pemerintah Taiwan telah menetapkan sebuah amandemen khusus untuk menanggapi isu ini. Selain itu, bagi warga yang kedapatan mengonsumsi atau memperjualbelikan daging tersebut, mereka akan dikenakan denda sebesar Rp108 juta dan juga akan menerima hukuman sosial.
Praktik konsumsi daging kucing dan anjing di Taiwan sebetulnya tidak terlalu parah jika dibandingkan dengan Korea. Namun, inisiatif yang dilakukan Pemerintah Taiwan memang sangat tepat, mengingat Presiden Tsai Ing-wen merupakan sosok pencinta binatang.
"Larangan progresif yang dilakukan Taiwan merupakan salah satu cara untuk menghentikan tren perdagangan daging anjing yang sangat brutal. Ironisnya, sebagian besar penduduk Asia bahkan tidak mengonsumsi daging hewant ersebut," tutur Wendy Higgin dari Humane Society International, sebagaimana dilansir dari The Daily Meal, Jumat (14/4/2017).
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.