Untuk masuk ke sana, pengunjung harus membayar sekira Rp10 ribu, dan mengenakan busana yang layak. Di mana perempuan menggunakan hijab, dan pria menggunakan pakaian sopan.
“Jika Anda hanya menggunakan busana renang, mereka akan menghukum Anda,” jelas Wael Abdullah.
Spa ini menjadi magnet untuk turis dan pasien trauma. Sebab, pasien bisa sembuh dan merasakan kenikmatan dari spa lumpur ini.
“Kami biasanya memiliki pengunjung dari Baghdad, Gulf, Kuwait, dan Arab Saudi,” jelas Latif Mohammed sebagai pembuat spa.
(Fiddy Anggriawan )