Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Liburan Seru ke Pontianak? Coba Tips Berikut!

Agregasi Jpnn.com , Jurnalis-Jum'at, 31 Maret 2017 |22:00 WIB
Mau Liburan Seru ke Pontianak? Coba Tips Berikut!
Tugu Katulistiwa, Pontianak (foto: Instagram/@andyarazor)
A
A
A

ANDA punya rencana untuk berlibur ke Kota Pontianak dalam waktu dekat? Jika iya, tentu Anda menginginkan liburan di Kota Khatulistiwa ini berjalan seru dan menyenangkan.

Nah, jika Anda berencana untuk menikmati serunya liburan di Pontianak, simak dulu beberapa tips yang dikutip dari JPNN.

1. Persiapkan Kondisi Tubuh dan Barang Bawaan

Sebelum melakukan perjalanan ke Pontianak, Anda wajib mempersiapkan kondisi tubuh terlebih dahulu. Kondisi tubuh yang sehat akan membuat liburan Anda semakin menyenangkan.

Selain itu, jika Anda memiliki penyakit bawaan seperti asma dan alergi, sebaiknya Anda menyiapkan beberapa obat-obatan pribadi.

Agar tidak merepotkan selama di perjalanan dan di kota tujuan, batasi barang bawaan Anda. Bawalah barang yang benar-benar penting, seperti pakaian ganti, ponsel, dan kamera.

2. Jangan Malas untuk Mencari Tahu

Kalau Anda belum mengetahui objek wisata yang menarik di Pontianak, sebaiknya Anda mulai menjelajahi internet dan bertanya pada teman-teman Anda mengenai Pontianak. Ketika sampai di Pontianak, pastikan Anda sudah memiliki beragam tujuan untuk dikunjungi.

3. Berlibur di Kota Khatulistiwa tanpa Mendatangi Tugu Khatulistiwa? Rugi, Loh!

Ya, Pontianak dikenal sebagai Kota Khatulistiwa. Saking istimewanya, dibangunlah sebuah tugu yang bernama Tugu Khatulistiwa, tugu kebanggaan masyarakat Pontianak.

Di tugu ini, terdapat sebuah museum yang menyajikan informasi mengenai garis khatulistiwa yang melintasi Pontianak.

Tugu Khatulistiwa adalah salah satu destinasi pariwisata yang wajib kamu kunjungi kalau bertandang ke Pontianak, Kalimantan Barat. Tugu ini terletak di Jalan Khatulistiwa, Pontianak, dan menandakan garis lintang nol derajat bumi yang membelah bumi bagian selatan dan bagian utara. Tugu Khatulistiwa yang berukuran besar ini sebenarnya adalah duplikat tugu asli yang hanya 1/5 besar duplikatnya. Tugu Khatulistiwa asli dibangun pada 1928. Sejarahnya, pada tahun tersebut rombongan ekspedisi internasional dari Belanda datang ke Pontianak untuk menetapkan titik khatulistiwa di kota tersebut. Di tahun yang sama, dibangunlah Tugu Khatulistiwa. Tahun 1990 baru dibangun duplikat tugu berukuran 5 kali lebih besar dari tugu aslinya. Tugu Khatulistiwa besar ini diresmikan oleh Gubernur Kalimantan Barat saat itu, Parjoko Suryokusumo, pada 21 September 1991. Kini, komplek Tugu Khatulistiwa dilindungi sebagai Benda Cagar Budaya. Sumber : travel.detik.com #wonderfulIndonesia #pesonaindonesia #ceritadestinasi #tugukhatulistiwa #kalimantanbarat #kalbar #pontianak

Sebuah kiriman dibagikan oleh Cerita Destinasi (@ceritadestinasi) pada Mar 26, 2017 pada 8:06 PDT

4. Ingin Menikmati Sore Hari di Pontianak? Datang Saja ke Taman Alun-Alun Kapuas

Selain Tugu Khatulistiwa, Pontianak juga terkenal akan adanya Sungai Kapuas—sungai terpanjang di Kalimantan. Sungai ini menjadi jalur transportasi bagi masyarakat Pontianak. Selain berfungsi sebagai jalur transportasi, sungai ini juga dimanfaatkan sebagai salah satu objek wisata, lho.

Datang saja ke Sungai Kapuas pada sore dan malam hari, niscaya Anda bisa mendapati kerumunan orang yang menikmati suasana sore hari di Taman Alun-Alun Kapuas yang terdapat di tepian Sungai Kapuas.

5. Anda Suka Berkebun? Datang Saja ke Aloe Vera Center

Ya, objek wisata yang satu ini akan sangat menarik bagi Anda yang gemar berkebun dan memiliki kecintaan terhadap tanaman. Aloe Vera Center terletak di Jalan Budi Utomo, Siantan Hulu, Pontianak Utara.

Di sini, para pengunjung bisa melihat secara langsung tanaman lidah buaya yang berukuran sangat besar. Setiap pelepah lidah buaya raksasa ini beratnya bisa mencapai 1 kilogram, lo.

Selain melihat lidah buaya raksasa, pengunjung juga bisa melihat cara mengolah lidah buaya menjadi beragam makanan, seperti permen dan dodol lidah buaya. Pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh makanan dari lidah buaya tersebut di sana, lo.

6. Untuk Menghemat Biaya, Makanlah di Warung Makan Sederhana

Selain menghemat biaya, makan di warung makan sederhana juga memungkinkan Anda untuk bisa mencicipi makanan khas Pontianak. Kalau ada sajian makan enak yang harganya terjangkau, mengapa harus pergi makan ke restoran mahal?

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement