Anggur diperkaya untuk melawan penurunan aktivitas metabolik. Sementara aktivitas metabolik yang rendah di daerah otak merupakan ciri penyakit tahap awal alzheimer.
Selain itu, orang yang mengonsumsi anggur dapat meningkatkan metabolisme tubunya. Korelasinya tentu pada sistem kekebalan tubuhnya yang menjadi senjata bagi kesehatannya.
Daniel menjelaskan, segenggam anggur mengandung polifenol yang membantu mempromosikan antioksidan dan aktivitas anti-inflamasi. Tak cuma mencegah alzheimer, makan anggur rupanya juga dapat melawan stres bagi orang-orang yang hidup di zaman sekarang.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.