Dalam kehidupan sehari-hari, sup sirip hiu juga kerap hadir dalam pesta pernikahan. Jika tamu undangan disuguhkan sup sirip hiu maka mereka menganggap mempelai pria datang dari keluarga yang berada sementara jika tak ada hidangan sup sirip hiu makan tamu akan langsung menilai mempelai pria adalah golongan tidak punya atau miskin.
Tak hanya itu, sup sirip hiu juga sering jadi jamuan makan saat satu keluarga besar berkumpul. Orang tua yang sudah memiliki anak serta cucu akan menyuguhkan sup sirip hiu sebagai tanda kemakmuran. Sup sirip hiu diartikan sebagai ungkapan bahwa ini adalah hadil keberhasilan orang tua telah bekerja keras hingga akhirnya bisa menyajikan makanan mewah untuk anak dan cucu.
Tapi tradisi turun-temurun ini agaknya terancam punah karena sekarang banyak organisasi pecinta hiu yang menganggap tradisi ini mengancam populasi hiu di laut. Meski masih ada yang menyajikan sup sirip hiu, jumlahnya tak sebanyak dahulu. Sirip hiu juga sudah dikategorikan sebagai bahan yang ilegal karena hiu termasuk salah satu hewan dilindungi.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.