Orang-orang yang terkena dampak dari tsunami akan merasa bahwa ini suatu tekanan yang berat, dr Evi menjelaskan. Biasanya, yang sering terjadi adalah gangguan stres akut atau post traumatic stres disorder.
"Bencana psikososial itu masuk ke memori kita tanpa bisa kita tolak. Teringat lagi, teringat lagi, teringat lagi hal yang menakutkan itu. Terus menerus menghindari dari pembicaraan yang terkait dengan bencana. Kadang-kadang menyalahkan diri sendiri," tukas dr Eti.
Orang-orang yang terpapar stressor katastropik, membutuhkan penanganan yang komprehensif dan terapi dari petugas medis, salah satunya peran psikiater sangat dibutuhkan. Sehingga meminimalkan gangguan lanjutan seperti gangguan stres pasca trauma.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.