Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Bencana Psikososial Bisa Terjadi di Rumah!

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2016 |19:07 WIB
Ternyata Bencana Psikososial Bisa Terjadi di Rumah!
Kenali bencana psikososial (Foto: healthygenx)
A
A
A

WORLD Mental Health Day atau Hari Kesehatan Jiwa Dunia diperingati setiap 10 Oktober. Bencana psikososial bersifat katastropik karena dapat mengancam nyawa seseorang. Mereka yang terkena bencana psikososial memerlukan penanganan yang optimal.

Stressor atau bencana pada psikologis manusia tidak hanya terjadi di sebuah lokasi bencana saja. Mereka yang terpapar distress (ketidaknyamanan) bisa terjadi di rumah, sekolah, mal, atau tempat-tempat umum lainnya.

Misalnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sendiri, kerap menangani pasien dengan bencana psikososial. Hampir setiap hari pasien wanita atau anak-anak berdatangan karena kasus kasus kekerasan seksual, maupun KDRT.

"Kasus perkosaan, KDRT para perempuan karena pasangannya ada juga anak-anak yang mengalami sexual abuse. Bantuan yang kami lakukan biasanya, pemulihan stres pasca trauma. Apakah sudah terjadi gangguan stres akut, gangguan stres pasca trauma? Apakah ia mengalami kecemasan?" ujar DR dr Nurmiati Amir, SpKJ (K), Spesialis Kedokteran Jiwa Konsultan dan Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian Psikiatri dalam diskusi media 'Cegah Gangguan Jiwa Akibat Bencana Psikososial' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Biasanya, para pasien akan menjalani terapi-terapi yang komprehensif untuk menghindarinya. Sayangnya, dr Nurmiati mengatakan, pencegahan gangguan jiwa akibat bencana psikososial ini belum ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Banyak pasien yang tidak datang karena tidak ada uang. Kami dari profesi akan menyarankan ini ke BPJS," tambah dr Nurmiati.

Jika dibiarkan, seseorang bisa mengalami stres akut atau Post Traumatic Distress Disorder, depresi, kecemasan, gangguan mood, penyalahgunaan zat, adiktif, dan lainnya. Oleh karena itu, pentingnya peran dukungan orang di sekitarnya dan psikiater untuk menghindari terjadinya gangguan stres pasca trauma yang lebih lanjut.

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement