Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Kenali Dua Pemicu Stres sejak Dini

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Senin, 10 Oktober 2016 |18:05 WIB
Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Kenali Dua Pemicu Stres sejak Dini
Kesehatan jiwa (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SIAPAPUN bisa terpapar stres jika ada sebuah pemicunya. Mereka yang terpapar krisis cenderung mengalami gangguan depresi dan anxietas, penyalahgunaan NAPZA, distress psikologis, hingga gangguan fungsi sosial.

Namun, ketahuilah dampak dari bencana (stressor) psikososial memiliki dua jenis pemicu. Menurut Dr dr Nurmiati Amir, SpKJ (K), Psikiater dan Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Keprofesian Psikiatri menyebutkan terdapat 2 bentuk stressor yang dialami oleh manusia.

"Kita mengenal dua bentuk stressor. Stressor dependen atau usual stressor, yang biasa kita temukan. Misalnya, kematian pasangan, terjerat hukum, perceraian. Kita sebut dengan usual stressor," ujar wanita yang biasa disapa akrab dr Eti dalam diskusi media bertajuk 'Cegah Gangguan Jiwa Akibat Bencana Psikososial' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Biasanya seseorang yang terkena usual stressor mengalami gangguan penyesuaian. Ia bisa mengalami depresi karena maladaptasi terhadap stressor itu. Hal ini bersifat individual.

"Adapun stressor independen atau katastropik. Misalnya, bencana alam, pemerkosaan, peperangan. Ini orang yang terkena bencana alam seperti tsunami, tidak ada yang sifatnya individual," tambah dr Eti.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement