Walaupun keduanya dapat menyebabkan nyeri sendi, terdapat berbagai perbedaan karakteristik nyeri sendi akibat osteoartritis dan arthritis gout. Osteoartritis disebabkan oleh pengapuran sendi akibat proses penuaan. Sementara artritis gout disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat pada sendi. Osteoartritis lebih sering terjadi pada sendi-sendi besar penahan beban tubuh –seperti lutut dan pinggul. Sementara artritis gout lebih sering terjadi pada tulang-tulang yang lebih kecil –seperti pergelangan tangan dan kaki serta jari-jemari.
Nyeri sendi akibat artritis gout biasanya juga menimbulkan proses peradangan sehingga menyebabkan kemerahan, pembengkakan, dan rasa hangat pada sendi yang sakit. Selain itu, artritis gout biasanya juga disertai dengan peningkatan asam urat dalam darah. Sementara osteoartritis akan memperlihatkan gambaran pengapuran sendi pada pemeriksaan rongent lutut.
Jadi sakit lutut tak selalu disebabkan asam urat. Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami sakit lutut. Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan detail untuk mengetahui penyebab sakit lutut yang Anda alami. Setelah penyebab sakit lutut diketahui, dokter baru akan memberikan penanganan terbaik untuk Anda. Selain obat-obatan dari dokter, Anda pun dapat menggunakan kompres hangat atau obat oles khusus pada lutut yang sakit.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.