TIDAK ada menang atau kalah dalam kompromi dengan pasangan. Karena suami dan istri adalah satu kesatuan. Tujuan kompromi adalah menyelesaikan masalah dan membuat kesepakatan bersama agar saling menghargai.
Namun, memang perselisihan sering terjadi di tengah-tengah kompromi. Niat hati diskusi terbuka, tetapi malah terjadi konflik baru karena salah satu tidak bisa menahan emosi.
Agar kompromi antara suami dan istri berjalan lancar, Psikolog Keluarga, Roslina Verauli membeberkan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika berdiskusi dengan pasangan.
“Pertama, memahami bahwa apa pun isunya yang akan dibahas, tapi ketika berbicara dengan pasangan sifatnya privasi, tidak dilakukan di depan publik,” ungkap Vera kepada Okezone, belum lama ini.
Kedua, pastikan berdasarkan perspektif luas, bukan tujuan pasangan. Kalau masalahnya sepele, lebih baik mengalah, dan tidak membesar-besarkan masalah.
“Terakhir, diskusikan dengan menggunakan perasaan. Misalnya, menggunakan kata-kata sayang. Bukan menuding kesalahan pasangan, tetapi ungkapkan ketidaknyamanan yang Anda rasakan,” terang psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.