Terlepas dari seluruh kontroversi terhadap letak geografis kerajaan Malowopati, namun kerajaan dengan tokoh legendaris Prabu Angling Dharma tidak lepas dari Kabupaten Bojonegoro. Meskipun hingga saat ini belum ditemukan secara pasti letak dan pusat Kerajaan Malowopati.
Namun ada beberapa situs di Kabupaten tersebut yang dipercaya adalah salah satu kerajaan dengan Mahapatih Batik Madrim.
Bahkan, dalam legenda rakyat Bojonegoro, nama Prabu Angling Dharma, Patih Batik Madrim hingga kerjaan Malowopati sudah melekat. Terbukti, pendopo Kabupaten Bojonegoro diberinama Pendopo Malowati.
Simpang siur tentang Sejarah Kabupaten Bojonegoro, namun ada peninggalan sejarah yang bisa dinikmati hingga saat ini yakni Kahyangan Api.
Tempat ini merupakan sumber api yang tak kunjng padam dan terletak di kawasan hutan lindung Desa Sendangharo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.
Nama Kahyangan Api ini semakin populer dikalangan wisatawan macanegara. Terlebih lagi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XV tahu 2000, lokasi ini dijadikan tempat pengambilan api yang kemudian dibawa ke Surabaya untuk menyalakan obor raksasa sebagai tanda pembukaan PON pada 19-30 Juni 2000 silam.