PEMANDANGAN tak asing saat melihat pernikahan adat Betawi adalah sosok boneka khas yang sering disebut ondel-ondel. Namun ada lagi yang tak pernah luput dari hantaran yakni roti buaya. Roti ini ternyata bukan hanya sekedar makanan, ada banyak fakta menarik tentang roti buaya.
Dilansir dari berbagai sumber, roti buaya adalah salah satu ikon kuliner khas Betawi yang berupa roti manis berbentuk buaya dengan ukuran cukup besar. Roti ini selalu hadir sebagai salah satu hantaran makanan saat upacara pernikahan adat Betawi.
Masyarakat suku Betawi percaya jika buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya sehingga ini diartikan sebagai lambang kesetiaan. Saat prosesi pernikahan, roti buaya diletakkan di sisi antara mempelai wanita dan para tamu undangan, hal ini melambangkan karakter dan sifat mempelai laki-laki yang bersahaja.
Buaya juga memiliki sifat yang sabar, hal ini bisa dilihat dari caranya menunggu dalam mendapatkan mangsa. Saking sakralnya roti buaya, setiap adat pernikahan tampak kurang lengkap tanpa hadirnya roti buaya.
Roti berukuran besar ini biasa diberi berbagai isian seperti cokelat, keju dan berbagai selai buah-buahan. Roti buaya juga dibuat dan dibentuk menyerupai bentuk aslinya yang memiliki sisik di seluruh tubuhnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.