• Perbanyak konsumsi serat
Serat banyak terdapat pada buah, sayur, biji-bijian, dan jenis makanan lainnya. Selain itu, jika bayi hanya makan sumber protein dan lemak saja, BAB akan menjadi keras. Bayi juga memerlukan karbohidrat—seperti nasi, gandum, kentang, roti, jagung, sagu atau sumber karbohidrat lain—dalam jumlah yang sesuai kebutuhan bayi. Mengonsumsi yoghurt atau produk yang mengandung bakteri baik juga dapat membantu melunakkan BAB.
• Melakukan teknik pijat
Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi sembelit pada bayi adalah dengan melakukan pijatan lembut di bagian perut bayi. Pijatan dimulai dari perut bagian kanan atas bayi menuju ke perut bagian kiri atas bayi, kemudian turun ke perut bagian kiri bawah bayi. Arah pijatan ini sesuai dengan arah perjalanan BAB dalam usus, sehingga dapat merangsang gerakan usus untuk melancarkan BAB.
Jika dengan cara-cara di atas konstipasi pada bayi Anda belum teratasi, segera periksakan ke dokter spesialis anak. Dokter akan memberikan obat untuk melancarkan BAB bayi. Ada obat yang dapat diminum dan ada juga jenis obat yang dimasukkan melalui dubur. Jika BAB bayi sudah menumpuk dalam usus, dokter akan melakukan penanganan berupa evakuasi BAB. Kerja sama yang baik antara dokter dan Anda juga akan membantu mengatasi masalah ini.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.