“Jangan takut bermimpi. Sesuatu harus diikhtiarkan, setelah dream. Nanti hasilnya Allah yang kasih. Kalau Allah belum kasih, pasti belum waktunya,” ucap Elidawati membuka pembicaraan dengan Okezone, usai perhelatan Indonesian Weekend di Potters Field Park, London, belum lama ini.
Dengan pengalaman bekerja sebelumnya, Elidawati mempunyai bekal yang mumpuni untuk merintis bisnis hijab sendiri. Lantas, kenapa tetap fokus di hijab?
“Saya sudah 52 tahun. Kalau cari uang, itu-itu saja. Setiap waktu, kita bisa meninggalkan semua ini. Nah, sekarang kita harus berpacu dengan waktu. Bagaimana yang dilakukan bisa memberikan nilai tambah buat kita,” tutur Elidawati.
Usaha yang dilakukannya memang tidak sekadar mengejar keuntungan. Nilai-nilai Islam diimplementasikannya, sehingga bisa berbagi dan memberikan manfaat positif kepada banyak orang.
“Di perusahaan, saya mengajak tim untuk bekerja karena ibadah. Karena suatu waktu, di akhirat nanti amalnya akan mendatangi dia. Jadi, karyawan tidak hanya mengharapkan gaji setiap bulan. Kalau amal itu tidak akan habis, tetapi akan menemani nanti,” jelas Elidawati penuh semangat.