TIAP kali memakai sepatu baru untuk berjalan jauh, lecet atau lepuhan pada tumit atau ujung kaki sering dialami. Rasa gatal untuk memencet atau merobek kulit yang terkena mungkin Anda rasakan untuk melawan penderitaan karena rasa sakitnya.
Padahal Anda sebaiknya tidak melakukan apapun menanganinya. tahan godaan untuk “mengotak-atik” luka lecet atau Anda hanya akan memperlambat proses penyembuhannya.
"Memecah luka lepuhan dapat menyebabkan infeksi," kata Larry Goldfarb, DC, CCSP, pendiri Medical and Wellness Center of New Jersey. Untuk menangkal infeksi, ia menyarankan agar kulit yang terluka dijaga agar tetap bersih dan sekering mungkin. Cuci juga luka lecet dengan air hangat dan sabun.
Dr Goldfarb juga menganjurkan agar kaus kaki diganti beberapa kali dalam sehari. Pada malam hari, oleskan salep atau krim antibakteri ke daerah yang terluka atau meradang, dan tutupi dengan perban.
Anda perlu menutupi lepuhan agar dapat sembuh dengan cepat, kata Scott Weiss, seorang terapis fisik, dikutip dari Menshealth, Jumat (24/6/2016). Gunakan perban yang dapat melindungi kulit dari air agar infeksi dapat dicegah.
"Setelah berolahraga, lepaskan perban, cuci kulit yang melepuh, dan tepuk-tepuk harus kering,” Dr Goldfarb menambahkan. Lecet terjadi karena gesekan, lapisan kulit yang terpisah kemudian akan terisi dengan cairan sebagai perlindungan.
Untuk meminimalkan gesekan, Weiss merekomendasikan penggunaan pelumas pada daerah yang terdampak dengan petroleum jelly atau minyak kelapa sebelum memakai sepatu. Juga gunakan pelumas di atas perban.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.