Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berapa Kalori dalam Semangkuk Kolak Pisang?

Agregasi KlikDokter.com , Jurnalis-Rabu, 15 Juni 2016 |10:34 WIB
Berapa Kalori dalam Semangkuk Kolak Pisang?
foto: istimewa
A
A
A

JAKARTA - Kolak pisang memang menggiurkan untuk dijadikan makanan pembuka puasa. Tapi, kandungan kalorinya bisa sangat melonjak jika ditambahkan bahan-bahan tertentu.

Saat berbuka merupakan saat yang ditunggu-tunggu ketika berpuasa di bulan Ramadan. Berbuka puasa biasanya diawali dengan mengonsumsi takjil, kemudian baru dilanjutkan dengan makanan utama. Di Indonesia, banyak sekali pilihan takjil untuk berbuka. Salah satu menu takjil yang digemari adalah kolak pisang.

Kolak pisang merupakan menu yang hampir dapat dijumpai di setiap acara berbuka puasa. Rasanya yang sangat manis memang menggiurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Kolak pisang biasanya dibuat dengan menggunakan santan, gula dan daun pandan. Sering kali pula ditambahkan kolang kaling atau ubi.

Pisang merupakan salah satu buah yang memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Terdiri atas potasium, serat, vitamin C dan B6, pisang dapat membantu mengurangi risiko kanker dan asma, menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, menurunkan kadar gula di dalam darah, serta mengatasi diare. Selain itu, pisang mengandung triptofan dan asam amino yang dapat meningkatkan daya ingat dan memperbaiki suasana hati.

Satu buah pisang ukuran sedang (126 g) mengandung sekitar 110 kalori, 30 g karbohidrat dan 1 g protein. Namun, sayang sekali nilai tersebut langsung melonjak ketika pisang dijadikan kolak. Dalam semangkuk kolak pisang terdapat sekitar 391-414 kalori, 48,85 g karbohidrat, 21 g lemak, 4,8 g protein dan 6,7 g serat.

Meskipun kolak memiliki kandungan energi yang tinggi, namun konsumsi kolak sebenarnya kurang tepat untuk berbuka puasa. Kandungan energinya yang tinggi akan membuat kita merasa cepat kenyang, sehingga bisa-bisa kita tidak berselera mengonsumsi makanan utama yang lebih bernutrisi.

Di samping itu, karena mengandung banyak gula, konsumsi kolak berlebih dapat memicu peningkatan kadar gula darah yang dapat mengakibatkan diabetes dan kegemukan. Kolak pisang juga sering kali menggunakan santan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Apabila Anda tetap ingin mengonsumsi kolak, gunakanlah sedikit santan atau tidak sama sekali. Jangan pula terlalu banyak memberikan gula pada kolak tersebut. Alternatif lainnya bila sedang berada di acara buka puasa bersama dan disuguhi kolak pisang, sebaiknya hanya mengambil dalam porsi mangkuk kecil.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com.

(Amril Amarullah (Okezone))

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement